Acungan dua jempol pantas ditujukan untuk Lakonanimasi. Video animasi berdurasi 4 menit yang berjudul Pada Suatu Ketika yang digarap oleh Lakonanimasi sempat menyita perhatian public dan ramai diperbincangkan khususnya di berbagai jejaring sosial.
Animasi tersebut kental sekali dengan suasana di tanah air. Cerita berawal dari riuhnya sebuah pasar dan diiringi kasyidah berjudul Perdamaian yang dibawakan oleh grup Nasyida Ria yang berasal dari sebuah radio tua pada sebuah warung.
Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts
Thursday, 22 December 2011
Mutiara di Ladang - Resensi Buku Nonfiksi
Judul : Bertanam Jagung Unggul
Penulis : Ir. Purwono, M.S
Rudi Hartono, S.P
Penerbit : Penebar Swadaya
Tahun Terbit : 2005
Jumlah Halaman : 67 halaman
Harga : Rp 14.600
Buku nonfiksi berjudul “Bertanam Jagung Unggul” ini ditulis oleh dua orang yang ahli dalam bidangnya yaitu Ir. Purwono dan Rudi Hartono. Ir. Purwono, seorang magister sain kelahiran Pekalongan pada tanggal 22 September 1958 adalah lulusan IPB dengan program studi agronomi. Sedangkan Rudi Hartono juga lulusan IPB dari Fakultas Pertanian dan meraih gelar sarjana pertanian pada tahun 2000. Pria yang aktif dalam berbagai organisasi ini lahir pada Juli 1977 di Uloe Bone, Sulawesi Selatan. Buku Bertanam Jagung Unggul ini bukan satu-satunya hasil karya mereka, keduanya telah menulis beberapa buku lain tentang pertanian yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya.
Secara global, buku ini merinci tentang cara-cara mudah untuk bertanam jagung unggul sebagai tanaman pangan sumber karbohidrat kedua setelah padi. Di Indonesia, jagung masih diimpor karena
Para Priyayi - Umar Kayam
IDENTITAS BUKU
Judul buku : Para Priyayi
Penulis : Umar Kayam
Penerbit : PT Pustaka Utama Grafiti
Tahun terbit : 1992
Tebal : 308 Halaman
Melihat sekilas, buku ini termasuk 'berat' untuk ukuran Mahasiswa. Sampulnya yang coklat dan menampilkan foto beberapa priyayi jawa membuat buku ini sangat tidak menarik minat anak muda jaman sekarang. Tapi berhubung saya suka membaca apapun, akhirnya buku ini saya 'lahap' juga. Dan woyla.........Don't judge book by it's cover seakan menohok diri saya begitu saya mulai beberapa bab awal dari buku ini. Almarhum Prof. Dr. Umar Kayam benar - benar menunjukkan kualitas beliau sebagai sosiolog, novelis, cerpenis, budayawan dalam buku ini. Renyah, mudah di cerna dan tata cara penuturan orang pertama yang benar-benar baru bagi saya.
August Rush - Film Musikal yang Layak Ditonton
Bila hanya membaca judulnya, mungkin seseorang akan mengira film ini berhubungan dengan bulan Agustus. Namun persepsi tersebut benar-benar salah ketika anda menonton film ini sampai habis. Film yang disutradarai oleh Kirsten Sheridan ini mengusung tema musikal yang digarap dengan sangat bagus. Cerita ditulis oleh Paul Castro, Nick Castle, dan James V. Hart, dan diproduksi oleh Richard Barton Lewis.
Film berdurasi hampir dua jam ini diperankan oleh Freddie Highmore sebagai Evan Taylor atau August Rush, Keri Russell sebagai Lyla Novacek (ibu dari Evan), Jonathan Rhys Meyers sebagai Louis Connelly (ayah Evan), Robin Williams sebagai Maxwell "Wizard" Wallace, dan beberapa aktor lain.
Film ini bercerita tentang seorang anak panti asuhan, bernama Evan Taylor yang percaya bahwa musik telah merasuk ke dalam jiwanya.
Film berdurasi hampir dua jam ini diperankan oleh Freddie Highmore sebagai Evan Taylor atau August Rush, Keri Russell sebagai Lyla Novacek (ibu dari Evan), Jonathan Rhys Meyers sebagai Louis Connelly (ayah Evan), Robin Williams sebagai Maxwell "Wizard" Wallace, dan beberapa aktor lain.
Film ini bercerita tentang seorang anak panti asuhan, bernama Evan Taylor yang percaya bahwa musik telah merasuk ke dalam jiwanya.
Wednesday, 7 December 2011
After - Luc dan Aku
Judul Buku : After, Luc dan Aku
Penulis : Francis Chalifour
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun Terbit : 2007
Tebal : 184 halaman
Sunday, 4 December 2011
Breaking Dawn Part 1
Kamis, 8 Oktober 2011, saya tidak menyangka bisa meluangkan waktu untuk menonton langsung film Breaking Dawn. Kenapa tidak menyangka? Yah, semenjak kuliah di ITS rasanya nggak kenal tempat selain kampus - kost an - rumah (itupun kalau bisa pulang). Dan yeah, "seseorang" mengajak saya meluangkan waktu sebentar untuk melepas PENAT selepas remidi Matematika Diskrit (demi apapun saya tidak ingin membahasnya lagi). Sebenarnya film ini tidak layak untuk ditonton oleh beberapa orang yang mengutuki adegan-adegan yang terlalu vulgar. Untuk hal ini saya yang pertama kali tunjuk tangan, saya termasuk dalam orang-orang itu. Lalu kenapa tetap nonton? Nah kata teman-teman layak ditonton eh. Dan rasa penasaran seolah mengalahkan segalanya *alasan.
Kok malah curhat nggak penting ya? Okay, langsung saja pada topik, kali ini saya akan meresensi film yang baru saja saya tonton tersebut. Istilah kerennya sih fresh from the oven karena masih nancep banget di ingatan.
Kok malah curhat nggak penting ya? Okay, langsung saja pada topik, kali ini saya akan meresensi film yang baru saja saya tonton tersebut. Istilah kerennya sih fresh from the oven karena masih nancep banget di ingatan.
Thursday, 17 November 2011
Resensi Novel : Kitten Heels
© Judul Buku : Kitten Heels
© Penulis : Tita Rosianti
© Penerbit : GagasMedia, Jakarta
© Tahun Terbit : 2009
© Tebal : 268 halaman
Novel bertemakan cinta ini ditulis oleh Tita Rosianti, ibu muda yang aktif menulis sekaligus novelis yang sangat berbakat. Kitten heels ini adalah novel keenamnya setelah Tita menelurkanbeberapa novel menarik seperti : Freya Valkrye (2006), Brondong: Nyebelin, Tapi kok Ngangenin (2007), No Jodoh We Cry (2008), dan dua novel adaptasi: Kawin Kontrak (2008), Kawin Kontrak Lagi (2008), yang kesemuanya diterbitkan oleh GagasMedia. Sebagai seorang novelis, Tita memiliki selera humor yang tinggi, itu sebabnya karya-karya tidak pernah terkesan membosankan dengan selingan humor-humor lucu.
Subscribe to:
Posts (Atom)






