Wednesday, 9 March 2016

Risol Mayo a.k.a American Risoles

Assalamualaikum,

Kira-kira dua bulan lalu,saya mulai eksperimen bikin risol mayo atau yang lebih popular dengan American risoles / Amris di kalangan food blogger. Sejauh ini udah bikin tiga kali, yang pertama bikin untuk keluarga, yang kedua saya terima pesanan dari (ehem) sahabat saya Hippo, yang ke-tiga (niatnya) bikin untuk teman  kantor tapi dicemilin juga sama orang rumah, jadinya cuma bawa sedikit. Daaan, bad newsnya, setiap kali bikin nggak sempet ngefoto yang proper. Alhasil pada postingan ini pun cuma satu foto yang saya upload, karena memang nggak sempet foto-foto cantik, keburu abis dimakan hehe, alhamdulillah. InsyaAllah foto akan segera diupdate kalau bikin risol lagi yah.. ^^


Bagian paling sulit dari bikin amris ini adalah ketika bikin kulitnya. Susah-susah-gampang penuh kemanjaan. Masaknya pakai api kecil, dicetak di wajan anti lengket setipis mungkin. Awalnya sih saya gak bisa, diambil alih oleh ibu untuk bagian ini. Memang ya, jam terbang tinggi itu juga pengaruh :” tapi justru itu yang bikin semangat untuk belajar lebih lagi. Setelah mencoba dan gagal beberapa kali (kulit nggak tipis, berlubang, sobek) akhirnya saya tau trik-triknya biar kulit bisa mulus kinyis-kinyis cantik jelita, seperti biasa, akan saya share pada catatan di akhir resep yah.

Ok girls, here is the recipe. Give it a try and you will have your yummy risol made by your very own hands, and of course, lots of love. Elaah. hehe.

Tuesday, 1 March 2016

Kue Lumpur Labu Kuning

Assalamualaikum,
 
Alhamdulillah bisa nulis lagi. Kali ini jarang buka blog bukan karena males, tapi karena laptop rusak dan baru selesai dibenerin *kaya ada yang nunggu update an aja sel*.


Beberapa waktu lalu, tepatnya hampir empat bulan yang lalu (lama amat haha), ada stok labu kuning Cinderella di lemari es, oleh-oleh dari saudara Jombang yang main ke rumah. Ibu sudah bikin kolak, dibagi-bagi ke tetangga juga sudah, tapi masih banyak banget stok labu di rumah. Akhirnya saya browsing cari inspirasi resep labu kuning, dan pilihan eksperimen waktu itu adalah Kue Lumpur Labu Kuning. Sounds legit, right?

Sunday, 7 February 2016

Jodoh (?)



Assalamualaikum.
Apa kabar semuanya?

Alhamdulillah setelah sekian lama ngga ngeblog, akhirnya bisa kembali posting lagi. Tulisan lama sih sebenernya, hasil galauan di akhir tahun 2014 yang selama ini cuma disimpen di draft dan nggak pede tiap mau posting. Tapi gara-gara minggu ini terserang virus-merah-jambu (lagi-lagi), akhirnya saya baca-baca lagi dan ternyata isinya cukup menghibur setidaknya untuk saya sendiri.

***

Di usia dua puluhan, ngomongin jodoh ternyata bukan lagi hal yang tabu ya? Apalagi di kalangan perempuan yang masih setuju bahwa usia nikah mereka lebih muda daripada usia nikah laki-laki. Atau buat perempuan yang ingin menyegerakan menikah. Topik seputar jodoh dan pernikahan adalah hal yang selalu menarik untuk dibicarakan.

Di usia seperti ini, memang udah bukan waktunya pacaran ala anak sekolahan yang masih samar-samar arahnya mau kemana. Setiap keputusan yang diambil seharusnya sudah dipikirkan juga jangka panjangnya. Mungkin karena itu juga, teman-teman saya justru banyak yang single di usia dua puluhan. Ada yang memang ingin fokus kuliah atau berkarir dulu. Ada juga yang memang nggak mau pacaran main-main, maunya diseriusin dan langsung nikah, tapi belum nemu orang yang tepat, yang ini saya banget.

Tapi sekeras-kerasnya perempuan menahan diri dan mematuhi prinsip-prinsipnya, semandiri dan sekuat apapun, pasti ada saatnya dia rindu pada sosok yang bisa melindungi, menyayangi, dan menjaganya. Kalau rasa rindu itu udah datang, bawaannya pengen cepet-cepet ketemu jodoh gitu kan? Apalagi buat mereka yang ingin menikah muda, waktu penantiannya pasti kerasa banget. Dijamin ngga bakal sanggup deh menanti 12 tahun kaya mbak Cinta AADC hehe.

Thursday, 20 August 2015

Jamu Beras Kencur

Suwe ora jamu...
Jamu godong telo..
Suwe ora ketemu,
Ketemu pisan tambah tresno.... *halah*

Assalamualaikum
Hayo, siapa yang tau lirik lagu di atas? Yuk nyanyi bareng, tangan ke atas semuaaa! *apasih Sel, nggak lucu*

 

Curhat sedikit, saat ini berat badan saya ada di angka terendah, ngga ada 40 kilo. Oke saya memang pendek, tapi yaampun ini nggak wajar. Beberapa tulang udah menonjol sana-sini. Bukan bermaksud mengeluh kok, cuma ber-prolog ria menjelaskan alasan akhir-akhir ini saya mulai mereview cafe di blog.
Okey, masih seputar program-penggendutan yang (baru kali ini) serius saya jalani, kemarin saya menemukan satu cara lagi untuk mendukung program ini hehe.

Yups, minum jamu!



Awalnya sih mau minum obat penambah nafsu makan anak-anak, tapi agak gimana gitu... Kemudian mau nyobain minum jamu pahit pabrikan, tapi takut ada unsur bahan kimianya. Dan taraaa, ibu saya memberi ide untuk membuat sendiri jamu homemade yang berasal dari bahan alami. What a good idea, mum!

Saturday, 15 August 2015

Tissue Flower Tutorial

Assalamualaikum.
Alhamdulillah bisa membayar hutang postingan (emang iya ada yang nagih? hehe).


Kapan hari saya iseng bikin bunga-bungaan lagi dan kali ini berbahan dasar tisu. Saya upload gambar kerajinan tangan dari tisu tersebut di instagram dan janji mau bikin tutorial, karena modem lagi rusak, dan cuma berbekal internet HP, jadilah lama postingnya. Alhamdulillah ada yang ngasih saya modem :3 *terharu*


Okey, lets talk about the tissue flower then. Iya, kamu nggak salah baca. Bener kok, facial tissue yang ada di rumah kamu itu bisa disulap jadi bunga cantik yang siap menghias ruang tamu atau kamar kamu. Caranya simpel, bahannya mudah di dapat.

Pertama, siapkan alat dan bahannya. Tara....